Thursday, November 14, 2013

Contoh Paragraf Induktif

Rupiah Jeblok, Bunga Utang RI Membengkak

    Mata uang rupiah diperkirakan mencapai rata-rata Rp 10.400/US$ atau lebih tinggi dari asumsi makro pada APBN P 2013 yang sebesar Rp 9.600/US$. Menurut Plt Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Boediarso Wibowo pelemahan rupiah akan membuat beban bunga semakin tinggi. Sehingga pembayaran utang pun juga akan meningkat, terutama utang luar negeri.
    "Beban bunga ini tidak bisa dihindari karena depresiasi rupiah. Itu yang menyebabkan bunga utang luar negeri kita meningkat , sehingga itu ada pelampauan dari pagunya," ujarnya di The Royal Surakarta Heritage, Solo, Kamis (14/11/2013).
    Hingga Oktober telah tercatat pembayaran utang luar negeri Indonesia sudah mencapai Rp 25,4 triliun (161%) atau di atas pagu APBN P 2013 yang sebesar Rp 15,8 triliun. Sedangkan utang dalam negeri mencapai Rp 65 triliun atau 67,8% dari pagu yang sebesar Rp 96,8%. Secara total seluruh pembayaran kewajiban utang sudah mencapai Rp 91 triliun atau 80,9% dari pagu Rp 112,5 triliun.
"Realisasi sampai akhir Oktober 2012 beban bunga itu sekitar 69%. sekarang itu sudah mencapai 80%. Dengan demikian ada peningkatan sekitar 11%,"tutur Boediarso Wibowo . 
Namun, angka tersebut diperkirakan tahun depn akan terus meningkat. Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdampak buruk pada pembayaran kewajiban utang negara. 


Keterangan

  • Kalimat yang digaris bawahi pada paragraf terakhir merupakan kalimat utama
  • Paragraf induktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya berada pada akhir paragraf
Contoh Paragraf Deduktif

BI Rate Naik, Waspada Ekonomi Melambat dan Ancaman Pengangguran

    Langkah Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate hingga 7,5% berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menuju resesi bila tidak dikelola dengan baikKamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong agar pemerintah mengeluarkan paket kebijakan dunia usaha, khususnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM), yang dapat mendorong penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan permintaan (demand).
    Apabila pertumbuhan ekonomi melambat, hal ini akan berdampak buruk untuk Indonesia. Selain itu, dengan bertambahnya pengangguran, dapat menambah jumlah angka kemiskinan di Indonesia.
    "Potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi sangat terbuka. Apalagi bila pasca kenaikkan BI rate ini, tidak ada paket kebijakan yang efektif dan konkrit yang dikeluarkan pemerintah," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UKM dan Koperasi Erwin Aksa dalam siaran persnya, Rabu (13/11/2013).
    Beliau berharap agar pemerintah tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dengan mengeluarkan insentif fiskal dan menggairahkan UKM. Ia juga menambahkan dengan kenaikan BI rate ini merupakan momentum yang tepat bagi pemerintah untuk memberi perhatian penuh kepada pelaku UKM.
    "Di saat-saat krisis dan ekonomi kita ada gangguan, UKM terbukti mampu menjadi bantalan ekonomi dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Industri ini harus digenjot lagi," ujar Erwin.
    "Mungkin dampaknya kita akan lihat dalam sebulan ke depan. Sejauh mana pengaruhnya terhadap overhead cost perbankan. Apalagi kita juga tahu efisiensi diperbankan kita masih jadi tantangan, rasio BOPO (Biaya Operasional Pendapatan Operasional) perbankan kita ini masih cukup tinggi," pungkas Erwin.


Keterangan :
  • Kalimat awal pada paragraf 1 yang digaris bawah merupakan kalimat utama
  • Sedangkan paragraf 2 merupakan kalimat penjelas



Wednesday, November 13, 2013

Istilah- Istilah Ekonomi


1. Agregate supply (penawaran agregat) = total nilai barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan dalam
    suatu periode tertentu.
2. Agregate demand (permintaan agregat) = jumlah belanja yang direncanakan atau diinginkan dalam
    suatu perekonomian secara keseluruhan dalam suatu periode tertentu
3. Anggaran actual = jumlah anggaran yang dicatat pada tahun tertentu.
4. Anggaran berimbang =suatu anggaran yang disusun sedemikian rupa sehingga total belanja sama dengan
    total penerimaan
5. Angka indeks = untuk mengetahui/ mengukur perubahan melalui perbandingan antara variable dari waktu
    ke waktu
6. APC (rata-rata kecenderungan untuk konsumsi) = rasio pengeluaran konsumsi terhadap pendapatan
7. Apresiasi = naiknya mata uang dalam negeri terhadap valuta asing di pasar valuta asing
8. APS (rata-rata kecenderungan untuk menabung) = rasio tabungan perorangan terhadap pendapatan
9. Arbitrase = spekulasi tanpa resiko
10. Asset (harta atau aktiva) = milik berupa barang berwujud serta hak tax berwujud yang mempunyai
      nilai ekonomi.
11. Auditing = suatu proses pengumpulan dan penilaian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang
      independen dan berkompeten untuk menentukan informasi keuangan yang sesuai dengan kriteria yang
      ditetapkan
12. Auditor = orang yang melakukan pemeriksaan keuangan
13. Bank = badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, dan
      menyalurkannya kembali kepada masyarakat
14. Bank komersial = sebuah lembaga perantara keuangan yang fungsi utamanya menerima simpanan giro
15. Bank money = uang yang diciptakan oleh sistem perbankan khususnya uang giral yang ditimbulkan oleh
      ekspansi berganda dari cadangan bank
16. Bank sentral = badan atau instansi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pengendalian
      peredaran uang dan kondisi perkreditan nasional
17. Barter = cara perdagangan dimana barang ditukar dengan barang
18. Biaya marjinal = tambahan dalam jumlah biaya yang diperlukan untuk menghasilkan 1 tambahan unit
      output
19. Biaya minimum = biaya per unit terendah yang mungkin dicapai
20. Biaya oportunitas = nilai dari kesempatan penggunaan suatu barang ekonomi berikutnya, atau nilai dari
      alternatif yang dikorbankan
21. Biaya variabel =  biaya yang bervariasi menurut tingkat output
22. BLBI = bantuan likuiditas yang diberikan bank sentral kepada bank-bank umum
23. Budget line (garis anggaran) = garis disuatu grafik yang sumbu-sumbunya menggambarkan kombinasi
      barang yang bisa dibeli oleh konsumen
24. Budget surplus (surplus anggaran) = kelebihan penerimaan pemerintah terhadap pembelanjaan
      pemerintah
25. Bunga = pendapatan yang dibayarkan kepada mereka yang meminjamkan uang
26. Bunga acuan = bunga yang ditetapkan Bank Indonesia sebagai faktor penentu bunga-bunga yang lain
27. Bunga majemuk = bunga yang dihitung juga dari bunga lalu
28. Bursa efek = tempat diperjual belikan efek-efek atau tempat bertemunya pihak yang menawarkan dan
      pihak yang memerlukan dana jangka panjang
29. Bursa komoditas = tempat dipamerkannya contoh barang-barang produksi yang diperjualbelikan
30. Bursa valuta asing = suatu tempat kegiatan usaha yang memperdagangkan berbagai jenis mata uang
      asing seperti bank-bank devisa dan money changer
31. Cadangan bank = bagian atas simpanan masyarakat di bank yang harus disimpan di bank sentral tanpa
      menerima bunga
32. CAR = azaz kecukupan modal
33. Ceteris paribus = sebuah kondisi artificial yang diangkat oleh para ahli ekonomi untuk secara terpisah
      mengamati hubungan antara dua variabel ekonomi
34. Clearing market = suatu pasar dimana harga-harga cukup fleksibel untuk menyeimbangkan penawaran
      dan permintaan dalam waktu singkat
35. Common Stock = instrument keuangan yang mencerminkan kepemilikkan dan hak suara dalam suatu
      perseroan
36. Controlling Interest = modal yang dimiliki oleh perusahaan induk
37. Dana likid = harta keuangan yang bebas resiko dan langsung dapat dikonversi menjadi uang
38. Deflasi = penurunan tingkat harga secara umum
39. Efek = surat bukti utang jangka panjang (obligasi), surat tanda penyertaan modal(saham), sekuritas
      kredit, dan surat berharga lainnya.
40. Ekuilibrium = keadaan dimana kesatuan ekonomi berada padakeadaan seimbang, atau kekuatan
      kekuatan yang mempengaruhi kesatuan itu sedang seimbang
41. Fleksibilitas harga = perilaku harga dalam pasar “lelang”dimana harga langsung bergerak keatas atau
      kebawah setiap kali ada perubahan
42. Garis Anggaran = garis disuatu grafik yang sumbu-sumbunya menggambarkan kombinasi barang yang
      bisa dibeli oleh konsumen menurut pendapatan
43. GNP riil = GNP nominal yang telah dikoreksi dengan faktor inflasi, yaiut GNP nominal / deflator GNP
44. Komoditi = sesuatu yang dapat dipasarkan yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan
45. Kurva indeferen = kurva yang menggambarkan semua kombinasi dari 2 komoditi yang memberikan
      sejumlah kepuasan yang sama.
46. Konsolidasi = penggabungan perusahaan, dimana didalam proses penggabungan itu dibentuk sebuah
      perusahaan baru dengan tujuan khusus untuk membeli atau mengambil alih harta milik dan mengakui
      hutang-hutang dari dua atau lebih perusahaan yang telah ada.
47. Laba yang dibagikan = laba yang dibayarkan pada pemilik perusahaan
48. Labor ( tenaga kerja) = faktor produksi yang terdiri dari semua kontribusi fisik dan mental yang
      disediakan orang.
49. Markup = jumlah yang ditambahkan pada biaya untuk menentukan harga.
50. Merger = penggabungan perusahaan dengan jalan pemilikkan langsung oleh suatu perusahaan terhadap
      harta milik dari satu atau lebih perusahaan lain yang digabungkan.
51. Neraca = laporan keuangan yang menunjukkan kekayaan perusahaan dan kewajiban terhadap
      kekayaan itu pada saat tertentu.
52. Oligopoly = struktur pasar yang industrinya didominasi oleh sejumlah kecil perusahaan yang saling
      bersaing.
53. Perusahaan Anak = perusahaan yang dikuasai perusahaan induk
54. Perusahaan Induk = perusahaan yang memiliki sebagian besar atau seluruh saham beredar perusahaan
      lain sehingga berhak mengendalikan manajemen perusahaan yang dikuasai.
55. Quantity Exchange (kuantitas pertukaran) = jumlah komoditi yang dibeli rumah tangga sama dengan
      jumlah komoditi yang dijual oleh produsen pada periode waktu tertentu.
56. Rate of Return (tingkat hasil pengembalian) = rasio antara pengembalian modal yang diperoleh
      perusahaan terhadap total modal yang diinvestasikan
57. Reserve Requiremant = cadangan wajib bagi bank-bank umumyang disimpan di bank sentral.
58. Skala ekonomis = penurunan biaya per unit output yang dihasilkan dari ekspansi outpu.
59. Stockholders (pemegang saham) = para pemilik sebuah perusahaan yang memberikan dananya
      melalui pembelian saham-saham perusahaan tersebut.
60. Suntikan = aliran keuangan yang memasuki aliran perbelanjaan ke sektor perusahaan.